09/03/16

Musim Salju Kedua di Hidupku

Musim dingin, lebih tepatnya salju mungkin merupakan dambaan banyak orang. Terutama orang-orang yang tinggal di dua musim saja. Tetapi tidak bagiku. Musim salju di Siberia merupakan momok. Selain suhu dapat mencapai minus 40 derajat, ini berlangsung selama lima bulan!


Akan tetapi, salah satu ciri makhluk hidup adalah bergerak. Orang bijak pun sering berkhutbah, "bergeraklah, maka kau akan hidup". Maka, walaupun musim dingin berjalan aku tak ingin berdiam. Selama bendera putih belum berkibar, kupaksa untuk terus melangkah.

Kuawali musim ini pada bulan November dengan berekspedisi ke Arshan, dimana merupakan suatu desa yang terletak empat jam dari Kota Irkutsk. Ke tempat ini menggunakan mobil. Di sana tersedia banyak penginapan milik warga sendiri. Destinasi wisata terkenalnya berupa puncak bukit dan air tejun.





Cerita masih berlanjut di bulan Januari. Di waktu liburan panjang ini banyak pemuda-pemudi pelajar yang menyempatkan diri untuk pulang kampung ataupun traveling ke suatu tempat. Sudah kuduga, Irkutsk juga menjadi salah satu tujuannya. Sehingga saat teman-teman dari Moskow, Vorronezh, dan Krasnoyarsk singgah di Irkutsk, aku mengantarkan mereka ke Baikal, 'The Pearl of Siberia'.




Pulau Olkhon





Listvyanka

Dan yang terbaru di bulan Maret ini aku mengunjungi Ulan Ude dengan kereta trans-siberia selama delapan jam. Ulan Ude merupakan ibukota Republik Buryatia dan pusat umat Budha seluruh Rusia.





Ya, musim salju akan segera berakhir. Aku akan menyambut musim-musim berikutnya dengan riang gembira!

“Traveling – it leaves you speechless, then turns you into a storyteller.” – Ibn Battuta
Share:

Your Seat Number

I Was Here

Novardin’s Travel Map

Novardin has been to: France, Greece, Indonesia, Italy, Malaysia, Netherlands, Russia, Singapore, Spain, Switzerland, Thailand.
Get your own travel map from Matador Network.

Contact

Nama

Email *

Pesan *