03/09/15

, ,

Kucing-kucing Besar

"Datanglah, datanglah..."
Begitulah kata yang sering terucap oleh ibu guru kimia yang kukenal baik. Beliau seakan paham bagaimana rasanya tinggal di asrama saat libur musim panas berjalan, yang mana hanya segelintir mahasiswa saja tersisa.
Danau Baikal selalu menjadi destinasi wisata yang tepat, terlebih lokasinya yang tak terlampau jauh dari tempatku tinggal sekarang. Sejenak menghilangkan kebosanan, pikirku. Aku pun sempat dibingungkan mengingat danau yang membentang sepanjang 636 kilometer ini memiliki banyak pesisir di wilayah yang berbeda-beda. Berawal dari percakapan dengan ibu guru kimia 'daerah Baikal mana yang direkomendasikan untuk dikunjungi' hingga akhirnya aku mendengar bahwa beliau memiliki rumah di Bolshie Koty dan mempersilakanku mengunjunginya.
Satu-satunya cara menuju Bolshie Koty adalah dengan kapal. Tidak ada jalan untuk mobil melintas kecuali saat musim dingin, dimana air danau mengeras menjadi es sehingga bisa dilewati oleh kendaraan berat sekalipun. Tempat ini begitu unik, hanya terdapat sekitar 100 rumah saja. Tidak ada kendaraan bermesin, tetapi banyak pepohonan. Udara terasa begitu sejuk. Walau banyak turis berdatangan, daerah ini tidak dikomersilkan. Merupakan daya tarik tersendiri dimana tidak ada hotel-hotel, tidak ada restoran-restoran, tidak ada agen-agen snorkeling, diving, dan lain sebagainya. Keasrian dan kealamian masih terjaga. "Bolshie Koty secara harfiah berarti 'kucing-kucing besar' menggambarkan bahwa daerah ini diapit dua bukit yang bentuknya mirip seperti kucing. Begitulah orang-orang Rusia menamainya," ujar guruku.
Dua hari yang membekas. Aku dan temanku asal Kongo dipersilakan menginap gratis, bahkan bebas memetik hasil kebun di belakang rumah untuk dimakan. Beliau terkejut kami akan pulang secepat itu karena memang temanku memiliki agenda lain keesokan harinya. Bila saja temanku tak sibuk, tentu kami akan lebih lama tinggal. Beliau berkata untuk datang lagi lain waktu dan tentu saja kami sepakat mengiyakan. Akan salah bila berkata semua orang Rusia itu individualis, dingin, emosional, dan tidak peduli. Yang ada kita belum mengenal mereka lebih jauh.













Share: